Sedang mencari tempat untuk mengurai simpul-simpul syaraf di otak? Yuk kita berkelana di tanah Kalimantan Timur. Sebuah danau 'asin' yang penuh dengan ubur-ubur tak beracun menunggu kita. Hamparan terumbu karang pun menanti kunjungan kita. Mari bersiap menuju Pulau Derawan di Kalimantan Timur.
Penggemar kegiatan menyelam dan snorkling menganggap Pulau Derawan sebagai surga kecil. Pemandangan taman lautnya memanjakan. Macam-macam terumbu karang ada disana, ikan-ikan warna warna hilir mudik menyertai pemandangan indah itu. Terkadang kita juga bisa berpapasan dengan penyu-penyu hijau yang cukup besar ukurannya. Jika cuaca sedang bagus, jarak pandang penyelam di dalam air laut bisa mencapai 20 meter. Air lautnya bening menyegarkan bahkan dari atas perahu pun kita sudah bisa melihat terumbu karang dan bunga karang. Penyelaman bisa dilakukan pagi, siang, dan sore hari. Tergantung cuaca dan bimbingan dari pemandu setempat. Ingin menyelam malam hari? Bisa. Hanya saja ruang gerak penyelaman tidak terlalu leluasa, cuma di sekitar dermaga pulau Derawan saja. Sempatkan pula bermain-main di Danau Kakaban. Danau 'atol' hanya ada dua macam di dunia ini, salah satunya di pulau Derawan. Mantap!
Buat yang tidak ingin bermain dengan air, berburu matahari terbenam sambil duduk di tepi jempatan dan memandangi laut patut dicoba. Jembatan terbuat dari kayu yang disusun. Duduk di tepi jembatan dan sesekali melihat ke dasar air laut, wah cantiknya. Ikan-ikan cantik melayang-layang didalamnya seolah mengajak kita ikut serta.
Begitu malam tiba, kita dapat berburu penyu hijau. Bukan untuk disantap atau dijadikan hewan peliharaan, melainkan untuk melihat proses penyu-penyu itu bertelur. Di Pulau Derawan terdapat konservasi Penyu Hijau. Kita bisa menyaksikan menetasnya tukik, anak penyu hijau, setelah 50 hari ditanam. Jika beruntung kita bisa ikut melepas Tukik-tukik lucu itu ke laut dari bibir pantai.
Pulau Derawan adalah pulau hunian. Masyarakat dari suku Bajou jadi penghuninya. Kita bisa mengeliling pulau dengan berjalan kaki dan melihat-lihat kegiatan masyarakat pulau Derawan. Sempatkan untuk belanja cinderamata yang dibuat oleh suku Bajou.
Pulau Derawan dapat dicapai melalui jalan darat dan udara. Keduanya punya kelebihan dan kekurangan. Karena letaknya di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur maka dari Jakarta gunakan pesawat terbang ke bandara Sepinggan di Balikpapan lk 2 jam. Dari sini penerbangan masih dilanjutkan lagi selama satu jam ke bandara Kalimarau di Berau. Sesampainya di bandara Berau, kita gunakan 'Taksi' khusus yang tersedia di bandara ini. Selanjutnya kita tinggal menyampaikan tempat tujuan kita pada supir taksi.
Dengan mobil kita harus menempuh perjalanan selama kurang lebih 3 jam ke arah Pelabuhan Tanjung Batu. Pelabuhan Tanjung Batu adalah pelabuhan tempat penyebrangan speed boat ke arah Pulau Derawan. Sesampainya di Tanjung Batu kita sewa speed boat. Penduduk sudah menyiapkan paket perjalanan pulang pergi. Di desa seputar Tanjung Batu ada beberapa penginapan ‘ ala kadarnya’ yang bisa digunakan oleh orang-orang yang tiba kemalaman dan tidak bisa segera melanjutkan perjalanan.
Artikel oleh Nurul Wachdiyyah.
Lihat juga:
Pulau Sangalaki di Kepulauan Derawan
Pulau Maratua